Jumat, 16 Januari 2015

mylast

entah mulainya dari mana. Pertemuan itu terjadi karena seorang teman. Kalo dipikir mungkin kebetulan, tapi bagiku tidak. Coba pikirkan, mengapa aku? Mengapa kamu? Kenapa kita? Pikirkan kesengajaan Tuhan atas ini. Ini bukan ingin kita, tapi Tuhan pasti punya alasan.
Aku tak pernah mengira saat pertama kali kita bertemu, bahwa kamu akan seberarti ini. Aku mencintaimu, sekali, lalu tak ingin berhenti. Alasan? Aku tak punya seincipun alasan nya, semua tumbuh begitu saja.
Dan tugasku sekarang adalah menyirami cinta itu dengan ketulusan, memupuk dengan seauah kepercayaan dan merawatnya dengan penuh keikhlasan.
Entah bagaiman kedepan nya nanti. Aku hanya memikirkan saat ini. esok?biarlah esok menjadi cerita selanjutnya. Yang pasti semua yang terbaik pasti aku lakukan untuk menunjang hasil akhir yang bahagia.
Semua ada dikita, seberapa cukup kita akan kehadiran satu sama lain. Tetap menjadi apa adanya dirimu.
Aku sayang kamu Bahruddin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar